The Freedom of Wearing Clothes

Quoted from what Rachel Zoe said “STYLE is a way to say who you are without having to speak”, menginspirasi saya untuk menulis artikel ini. Well, as a congs yang cukup gila dengan model-model baju yang tidak biasa membuat saya sering merasa tidak memiliki kebebasan. Kembali lagi menyinggung soal stereotip masyarakat Indonesia membuat saya tersadar bahwa memang mereka belum sepenuhnya terbuka dan siap menghadapi keragaman, perubahan, dan kebebasan yang sebebas-bebasnya.

asmmetrical_funnel_neck_top.indie_clothing.theurbanapparel-2 72178fc8e978416e913cdf704b6ebcfc

Seringkali mereka menuntut kebebasan berpendapat terhadap pemerintah, tapi di dalam kehidupan sehari-hari sendiri mereka belum bisa memberikan kebebasan terhadap sesamanya. Saya pernah pergi ke sebuah mal di Jakarta Selatan yang seharusnya sudah terbuka karena masyarakat “selatan” tergolong kelas menengah keatas dan terlihat mengerti serta menyukai dunia mode berdasarkan apa yang mereka kenakan. Tapi masih banyak juga yang memandang sebelah mata terhadap penampilan berpakaian laki-laki yang tidak umum. Definisi “umum” sendiri masih dirasa tabu, karena setiap orang pasti memiliki pemikiran dan style mereka sendiri.

Yang paling sering saya hadapi biasanya adalah Ibu-ibu ala pejabat dengan rambut curly atau sasak khas salon memandang nyinyir ketika saya menggunakan baju yang asimetris, atau style-nya lebih dipandang untuk kalangan wanita padahal tidak. Seharusnya masyarakat Indonesia yang daya beli barang-barang bermereknya tinggi, harus diimbangi dengan keterbukaan mereka terhadap mode baik wanita, maupun laki-laki dan tidak menghakimi dengan pandangan-pandangan mata yang menyebalkan. Bukan tidak percaya diri terhadap apa yang saya sendiri kenakan, tetapi terkadang pandangan tersebut membuat saya risih dan terkesan ada yang salah sehingga dihakimi. Entah apakah saya terlalu berlebihan atau memang kita tidak boleh berkreasi dengan pakaian yang akan kita kenakan?

Pemikiran kuno ibu-ibu ini sendiri terkadang membuat saya geram dan bertanya kepada diri sendiri. Apa urusan mereka melihat dengan pandangan menghakimi? Siapa mereka? Apa mereka mengetahui perkembangan mode baju dan tas saat ini? Atau apa mereka hanya asal membeli karena harga dan gengsi belaka?

Ketika kecil, saya sudah cukup menghadapi masa dimana saya tidak bisa memilih baju apa yang ingin saya kenakan, tapi ketika beranjak dewasa, mengapa sekarang malah masyarakat yang terkesan harus memilihkan baju untuk kita? Pertanyaanya adalah kapan masyarakat Indonesia bisa lebih terbuka seperti masyarakat singapura dan Thailand? Dapat dilihat di dua Negara tersebut, cara berpakaian laki-laki disana lebih bebas dan modis, masyarakatnya pun terkesan mendukung dan tidak menghakimi. Saya hanya berharap masyarakat Indonesia bisa belajar untuk lebih menghargai hal-hal kecil seperti ini. Sehingga kita bisa sedikit mengenal apa arti kebebasan itu sendiri.

36df33ca6540a3e3baced3a4a3b99f01

Dan demi menguatkan perasaan kita ditengah-tengah penghakiman ini, saya selalu mengingat kutipan ini “I don’t care what you think about me, I don’t think about you at all-Coco Chanel”.

Androidify, Android: And Pride

Dalam rangka merayakan global Pride parade, Android meluncurkan campaign ‘And Proud’.

Berbagai public figure seperti Tom Daley, Sir Ian McKellen, Kylie Minogue, Sam Smith, dan Conchita Wurst ikut meramaikan video ini (dalam bentuk maskot robot Android, tentunya).

Kita juga bisa membuat avatar robot Android customized dan menyertakannya untuk online parade di http://androidify.com/pride.

Atau download app “Androidify” di Google Play Store.

Lukas dan Timo dari Conq Webseries, androidified:

LGBT Survey Edisi 1 : Demografi & Psikografi ConQ

Masih inget posting ConQ sekitar 3 minggu lalu tentang Survey LGBT dengan judul “Survey LGBT Indonesia”. Nah sekarang ConQ udah punya hasilnya untuk edisi pertama nih, yaitu tentang Demografi & Psikografi LGBT di Indonesia. Nanti akan ada edisi2 berikutnya tentang Role & Relationship, Came Out & Happiness, HiV, dan yang terakhir tentang Harapan LGBT di Indonesia. Buat kamu yang belom sempet isi buruan isi disini Survey LGBT Indonesia, ajak temen2 kamu juga ya. Terus berhubung ini bukan survey akademis, jadi jangan terlalu serius menanggapinya, mungkin aja ada term2/istilah2 yang kurang tepat didalamnya mohon dimaafkan saja karena ini bentuknya adalah survey komunitas.

Sampai saat ini sudah ada 573 yang mengisi survey dengan benar dan lengkap selama 3 minggu ini dan seluruhnya adalah LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual & Transgender). Saya lumayan kaget pas ngeliat jumlahnya, ternyata banyak banget yang isi dalam waktu yang cukup singkat. Untuk itu, terima kasih banyak buat yang udah isi dan kamu tentunya bisa lihat sebagian hasilnya dibawah. Banyak banget informasi2 baru dan seru yang mungkin sangat berguna buat kamu.

(Note : mohon maaf dengan kualitas image grafik2 dibawah ini, tapi kualitasnya sudah maksimal hasil dari tarikan aplikasi surveynya. Kalo uda ketemu yang lebih bagus pasti diganti. Tetep semangat bacanya yah :)

Chart_Q1_150708 Chart_Q3_150708Sebagai gambaran awal, bisa kamu lihat di grafik diatas penyebaran dari sisi umur dan orientasi seksual (termasuk transgender, walaupun transgender harusnya termasuk kedalam pengelompokan gender) yang cukup variatif. Misalnya dari sisi umur kamu bisa lihat ada yang berumur diatas 45 tahun dan juga dibawah 18 tahun. Dari sisi tingkat ekonomi & tempat tinggal juga sangat variatif, ada yang tinggal di pedesaan, kota kecil sampai ke Jakarta. Jadi, dari sisi variasi data, harusnya survey ini cukup valid, walaupun apakah mencerminkan populasi sebenarnya atau tidak kita nggak tau juga karena belum pernah ada survey skala besar yang akurat khusus tentang populasi LGBT di Indonesia.

Khusus edisi ini kita akan membahas lebih detail tentang Demografi & Psikografi Gay, karena informasi tentang orientasi seksual yang lain datanya belum terlalu banyak. Misalnya transgender, berhubung baru 4 transgender yang mengisi survey jadi analisanya belum bisa terlalu dalam. Jadi buat Lesbian, & Transgender silahkan ajak teman2nya untuk isi supaya kesimpulan bisa segera dibuat. Terus buat kamu2 yang penasaran others itu isinya apa, sebenernya jujur aja saya juga gak terlalu ngerti dengan term2 yang diisi di kolom others. Sebagian besar isinya Non-Binary, Pansexual, Grey-A, & Asexual. Semua artinya bisa kamu cari di google dan semuanya tergolong orientasi seksual yang normal.

Salah satu hal yang menarik sebelum kita masuk secara spesifik ke bagian Gay adalah hubungan kelompok umur dengan orientasi seksual : Gay & Biseksual. Dari grafik dibawah kamu bisa lihat kalau semakin bertambahnya umur, persentase Biseksual semakin menurun. Hal ini adalah sebuah trend data yang konsisten, yang bisa jadi artinya adalah : semakin tua seorang Gay maka semakin yakin dengan orientasi seksual-nya. Mungkin pada saat umur kita 17 tahun kita masih mengira kalau kita itu Bisexual, tapi semakin tua dan udah nyobain enaknya jadi Gay maka kita jadi semakin yakin kali ya :b

Chart_Q1_150708 (1)

Picture2Kalo dilihat dari sisi umur, mayoritas Gay berada diumur 18-24 thn. Angkanya berkurang cukup significant bila dibandingkan dengan kelompok umur selanjutnya, terutama 35 thn keatas. Banyak asumsi untuk menjawab hal ini, salah satunya adalah banyak dari mereka yang akhirnya memutuskan untuk menikah dengan lawan jenis. Atau kalau dilihat dari tahun lahir, umur diatas 35 tahun itu artinya lahir sblm tahun 1980. Mungkin pada masa ini dunia LGBT Indonesia belum seperti sekarang yang lebih diterima bila dibandingkan dengan masa sebelumnya. Asumsi lainnya mungkin Gay umur 35+ masih gaptek, jadi belom bisa isi survey pake HP :) Mungkin di survey tahun depan juga kita sediain yang offline alias pake kertas sama pulpen.

Picture1Nah, buat kamu2 yang penasaran sebenernya lebih banyak Top/Versatile/Bottom bisa kamu liat grafik disamping. Ternyata emang bener kalo Bottom itu sekitar 2,5x lipatnya Top. Apalagi kalo dihitung versatile yang sebenernya kebanyakan Bottom juga #nyinyir itu sekitar 5x lipat. Pantes aja setiap kali ketemu Gay di Indonesia, ketemunya Bottom lagi Bottom lagi #curhat :b Yang pasti, Top Indonesia akan sangat bahagia karena Bottomnya buanyaaaaaak banget.

Tapi jangan sedih dulu para Bottom, karena yang namanya cinta itu pasti akan datang di saat yang tidak kita duga2. Walaupun jumlah Top sedikit tapi kalo udah cinta pasti bisa ketemu yang cocok. Apalagi kalo ternyata, dilihat dari grafik dibawah, dimana jumlah Top semakin bertambah seiring bertambahnya umur, jangan2 role gay bisa berubah seiring berjalannya waktu. Asumsinya, semakin tua, role gay akan berubah menjadi ke arah Top. Contohnya di kelompok umur 25-34 tahun, Top & Bottomnya sudah seimbang. See! Jangan sedih dulu ya para Bottom, jalanilah kehidupan gay dengan penuh semangat #alaalamamahdedeh :b

Chart_Q2_150713

Lebih jauh lagi ternyata role juga berbanding lurus dengan tingkat ekonomi. Coba liat aja grafik Q5 : Pengeluaran Perbulan, semakin Top, semakin banyak juga pengeluaran perbulan orang2 ini. Makin OK kan jadi Bottom, jadi bisa dapet Top Keyong (alias kaya alias banyak duit :b). Berhubungan dengan tempat tinggal, semakin banyak juga Top yang tinggal di Kota Metropolitan seperti Jabodetabek, Surabaya, Medan, Bandung, Makasar, Bali, & Yogya bila dibandingkan dengan Kota Kecil dan Daerah Pedesaan.

Chart_Q5_150713 (1)

Chart_Q4_150713 (2)

Chart_Q4_150713 Chart_Q4_150713 (3)

Ngomong2 soal Jakarta, berdasarkan survey ini Jakarta bukan hanya menempati daerah dengan prosentase Gay tertinggi dibandingkan dengan kota2 lain, tapi juga lebih tinggi bila dibandingkan Botabek, Medan, Bandung, Surabaya, Bali, Makasar & Yogya dijadikan satu. Bila dibandingkan dengan jumlah populasi masyarakat berdasarkan data statistik 2013, angka probabilitas / kemungkinan kita bertemu gay di Jakarta itu kurang lebih 10-15x lipat dibandingkan dengan kota utama lainnya di Indonesia. Lebih jauh lagi, data menunjukan kalau semakin bertambahnya umur, populasi gay akan semakin mengarah ke kota besar, terutama Jakarta. Tapi emang wajar aja sih, mayoritas gay Indonesia pasti punya aspirasi hidup dan bekerja di Jakarta. Mungkin aja Jakarta jadi kota dengan populasi Gay terbanyak di dunia suatu hari nanti.

Pada edisi berikutnya nanti akan dibahas lebih lanjut tentang Role & Relationship. Apa aja sih status Gay Indonesia saat ini dan apa preferensi hubungan mereka. Sedikit preview untuk edisi selanjutnya, kamu bisa lihat apa status Gay Indonesia saat ini dengan melihat grafik dibawah. Buat kamu yang masih single jangan khawatir, masih ada 64,2 % Gay lainnya juga yang single. Selain itu, surprisingly ternyata sudah ada 2 orang yang sudah menikah dengan sesama Gay.

Chart_Q6_150713

Kalo kamu tertarik baca hasil survey ini, minta tolong sebarin ke temen2 kamu ya supaya hasilnya makin kaya untuk edisi berikutnya. Cukup klik link ini  dan isi 20 pertanyaan sederhana selama 3-5 menit. Buat yang mao detail data dalam excel bisa request disini dan menuliskan alamat emailnya. Thanks and see you in the next edition!

7 Minutes App

Kesibukan bekerja sering jadi alasan untuk tidak berolahraga. Tapi dengan 7 Minutes app, kita akan dipandu untuk melakukan free weight training cukup dalam 7 menit. Nggak ada alasan nggak sempat, kan untuk meluangkan waktu olahraga minimal 7 menit sehari?

Meskipun durasi latihannya singkat, jangan dianggap remeh. Dalam waktu yang efisien, kita dipacu untuk melatih banyak sekali bagian tubuh. Walau hanya menggunakan berat badan tanpa beban tambahan, banyak gerakan yang bisa membuat kita kewalahan. Capeknya “Wall Sit” sebanding dengan pegel ewi ewi posisi misionaris.

image

Bagi yang cukup fit dan bisa melakukan lebih dari 7 menit, nggak ada salahnya melakukan 2 kali latihan.  Dan buat gerakan yang susah untuk dilakukan, misalnya nggak bisa jumping jack karena cidera,  atau nggak ada kursi untuk step up, gerakannya bisa diganti dengan gerakan lain untuk bagian tubuh yang sama.

Be creative, be fit, and no more excuses!
7 minutes a day!  (or more)

Download 7 Minutes app for android
(Free, smaller, simple version, 888 KB) :

image

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.minhphan.android.seven

Download 7 Minutes app for android
(Free, bigger version, with variation, 47,66 MB) :

image

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.jnj.sevenminuteworkout

Download 7 Minutes app for iphone/iPod:
(3.49 $)

image

https://itunes.apple.com/ca/app/7-minute-workout-challenge/id680170305?mt=8

Gay & Lesbian Indonesians view on life, love, fashion, health, and politics

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,693 other followers

%d bloggers like this: